
BERBEKAL perolehan lebih dari 1 miliar dollar di seluruh dunia untuk 2 film pertama, pantas film ketiga tetralogi The Twilight Saga banyak ditunggu. Eclipse rilis perdana di Indonesia pada 30 Juni. Pemutaran perdananya berlangsung pagi hari di Plaza Indonesia, Jakarta, diisi dengan nonton bareng anggota komunitas Twilight Nusantara. Kehebohannya sudah pasti tak diragukan.
Eclipse melanjutkan cerita cinta segi tiga antara Edward (Robert Pattinson), Bella (Kristen Stewart), dan Jacob (Taylor Lautner).
Hati Bella terbagi, cintanya pada Jacob dan kecintaannya yang mendalam pada belahan hatinya, Edward. Jacob masih saja ngotot memperjuangkan cintanya, hingga jantung Bella berhenti berdetak. Ia menganggap, Bella takut menyadari rasa cinta pada sahabat yang selalu setia menemaninya itu.
Sementara Victoria (Bryce Dallas Howard) diam-diam menghimpun kekuatan dengan membentuk pasukan vampir baru untuk membinasakan Bella, sebagai balas dendam terhadap perlakuan Edward.
Bagi penggemar Twilight, tak pelak ada satu adegan yang sangat kepengin dilihat, kejadian yang berlangsung dalam tenda, saat badai menerpa. Waduh, baru kelihatan tendanya saja, teriakan histeris menggema dalam bioskop. Adegan 2 menit ini konon diambil dalam syuting selama 2 hari. Adegan lain yang juga menyita perhatian tentu ketika Edward melamar. Hmm, tak perlu bocoran, kan.
Eclipse menjanjikan cerita yang lebih dinamis dibandingkan New Moon yang terasa agak monoton serta Twilight yang sebagai film pembuka lebih banyak mengenalkan karakter-karakternya. Kisah cintanya masih jadi fokus utama, terutama keputusan Bella untuk menerima takdirnya mendampingi Edward dan mengubah diri jadi vampir.
Tapi di samping itu, Eclipse menyisakan duel vampir antara pasukan vampir yang baru diciptakan di bawah arahan Riley (Xavier Samuel) dan klan Cullen. Juga keterlibatan werewolf yang siap melindungi Bella dan menjaga teritorinya.
Digarap David Slade, Eclipse menampakkan sosok vampir yang lebih sesuai dengan buku. Tidak berlebihan sebagaimana di New Moon yang kebanyakan taburan bedak. Di sini si kulit pucat terlihat berlari betulan dalam kecepatan sangat tinggi, dan bukannya terbang seperti tampak di 2 film pertama. Duel antarvampir akan menunjukkan tubuh mereka yang seperti marmer. Begitu dihajar, bisa hancur berkeping. Jadi vampir mana yang akhirnya binasa? Tonton di bioskop, ya....
(ati/gur)
Sumber :
http://www.tabloidbintang.com/...-eclipse-lebih-dinamis-lebih-romantis.html