Thursday, September 09, 2010
   
Text Size

Get Connected!

  • Connect and expand your network
  • View profiles and add new friends
  • Share your photos and videos
  • Create your own group or join others

Members Login



New photos

  • Leli Justina Sinaga
  • Jamalullail
  • Leli Justina Sinaga
  • Jamalullail
  • Jamalullail
  • chielan shelilha
  • chielan shelilha
  • fitriah
  • Jamalullail
  • Leli Justina Sinaga
  • test1
  • test1
  • test2
  • Leli Justina Sinaga
  • Jamalullail

Who's Online

Recent activities

1 week ago
guritno replied to the topic Re: Kenyot Payudara Penumpang, Motornya ilang in the forums.
hahahaha
Sep 01
3 months ago
guritno created a new topic Kevin Gutomo Putra, Si Danu di Sinetron 'Gerhana' in the forums.
BERMAIN sebagai tokoh antagonis di sinetron Gerhana Jadi 2 (GJ2), tak membuat Kevin Gutomo Putra (12) dibenci penonton. Berkat totalitasnya memerankan tokoh Danu dan menjadi musuh tokoh utama, Gerhana, penggemar Kevin justru semakin banyak.

Pertengahan bulan lalu, Bintang versi tabloid dan online menampilkan artikel mengenai Gerhana Jadi 2 (GJ2), sinetron produksi Starvision yang ditayangkan TPI setiap hari pukul pukul 18.00 WIB.

Di luar dugaan cukup banyak yang merespon. Sebagian besar mengomentari salah satu tokoh utamanya, Danu, yang diperankan Kevin Gutomo Putra.

Padahal di sinetron ini Danu tokoh antagonis, musuh bebuyutan sang tokoh utama, Gerhana, yang diperankan Arsenna.

Penggemar sekuel sinetron yang tayang 10 tahun lalu ini tentunya familiar dengan wajah Kevin, bocah kelas 1 SMP yang sudah 6 tahun lebih main sinetron, iklan, dan sesekali menjadi presenter program televisi.

Saat berkunjung ke kantor Bintang didampingi sang ibu, Diana Fenriyani, Selasa (13/4) lalu, bocah kelahiran Tegal 6 Juli 1997 ini terperangah saat membaca sejumlah komentar yang banyak memujinya.

“Mam, liat deh, koq banyak banget yang nyebut-nyebut nama aku di internet,” ucap Kevin mengungkapkan rasa herannya, sambil menarik tangan ibunya.

“ii gantengnya danu ..n lucunya. tpi dya kok jdd peran antagonis sih..???”

Demikian bunyi salah satu ari 70-an komentar yang masuk di tabloidbintang.com.

Kevin rupanya tidak sadar, bahwa dirinya sudah punya banyak penggemar. Siswa SMP Alodia Bekasi ini pun tak terlalu tahu bahwa di situs jejeraing sosial sudah muncul sebuah grup yang mengatasnamakan ‘Kevin Gutomo Putra Fans Club’.

Saat ditanya kapan mulai berkiprah di dunia akting, Kevin mengaku terjadi secara tidak sengaja. Enam tahun silam, saat masih duduk di kelas 1 SD, dengan ditemani ibunya, Kevin nonton syuting sebuah sinetron. Kebetulan ada temannya yang ikut main sebagai figuran.

“Sutradaranya tahu-tahu minta aku ikut main. Terus langsung dikasih jadwal syuting,” kisah bocah blasteran Jerman, Cina, Jawa, dan Sunda ini.

Sejak itulah sejumlah rumah produksi mulai melibatkan Kevin main di sejumlah sinetron serial dan FTV, antara lain Pengorbanan Seorang Ayah, Siti Cinderella, Cinta Hari ke-7, Terperangkap di Negeri Sihir, dan kini GJ2.

GJ2 adalah sinetron kesekian di mana anak tunggal pasangan Tommy Lie dan RR Diana Febriyani ini pernah ikut main, 7 judul di antaranya sebagai pemeran utama.

Dalam GJ2 yang dibesut Tebe Kamaludin, bocah yang pernah menjadi presenter Star Kids (antv) ini merasakan sesuatu yang berbeda dan membuatnya nyaman berakting.

“Krunya enak, pemain-pemainnya enak, sambutan penontonnya juga bagus, pokoknya semua enak,” celoteh penggemar berat ikan lele goreng ini.

Meski hobi berakting di depan kamera dan senang bisa dikenal orang, Kevin ternyata tak serta merta menerima semua tawaran main entah itu sinetron, iklan, atau lainnya. Lazimnya anak-anak, Kevin hanya melakoni hal-hal yang disukainya. Hal ini dibenarkan sang ibu.

“Semuanya terserah dia, mau main di mana, saya hanya mendukung. Kalau pun dia menolak tawaran main, tidak ada yang bisa memaksa,” ujar Diana, ibunda Kevin.

Diana menambahkan, semua tawaran, seperti di GJ2, karena Kevin suka. Kalau anaknya tidak suka, jangan harap ada yang bisa membujuknya.

“Tergantung, juga sih. Kalau di lokasi syuting disediain lele goreng, pasti aku mau, hehehe..,” selorohnya.

Tapi honornya bukan ikan lele goreng kan?. hehehe..

(gur/gur)

foto:
www.tabloidbintang.com/hot-gossip/bintan...-gerhana-jadi-2.html
Jun 03
4 months ago
guritno created a new topic Menebus Impian: Indonesian Dream Benar Ada in the forums.
AMERIKA Serikat sering disebut tanah impian. Amerika bukanlah negeri yang dibangun sehari jadi seperti kita melihatnya sekarang—dengan takjub pada kemajuannya, demokrasinya, juga pada pilihan rakyatnya mengangkat seorang kulit hitam, suku bangsa bekas budak, jadi pemimpin negeri.

Amerika Serikat adalah tanah impian. Di sini, semua orang dari beragam latar belakang, status sosial, suku, agama, ras yang berlaianan mengadu nasib mewujudkan mimpinya jadi nyata. Dulu, saat masih jadi koloni Inggris, Amerika adalah wajan tempat bermacam orang berkumpul. Mengutip esai Agus R. Sardjono di majalah Horison (edisi XLIV/3/2010), Amerika adalah tempat gebalau campur-baur bermacam manusia dari bermacam tempat dan meja judi.

Mereka, kata Sardjono, adalah “Para bangsawan kecil yang terlibat utang, pecinta yang patah hati, orang-orang yang bankrut bin rudin di meja judi, para petani pekerja keras yang tak punya tanah, buruh yang diperas dan hendak mengejar mimpi, para penjahat yang terdesak, sepasang remaja yang melarikan diri dari keluarga demi cinta mereka, seniman berbakat yang mencari inspirasi, orang mulia yang difitnah dan terusir dari negerinya, mereka segera membereskan ransel dan naik ke kapal menuju tanah baru, peluang baru, impian baru, Amerika.”

Amerika tanah impian. Bukan tanah yang dijanjikan Tuhan pada hamba-Nya yang taat. Karena itu, Amerika bukanlah surga, di mana setiap hal tinggal minta lalu ada. Sebagai tanah impian, Amerika tak pernah menjanjikan setiap orang langsung kaya raya begitu menjejakkan kaki. Yang namanya impian harus diwujudkan. Ia tak datang sendiri, tapi harus dengan kerja keras, keringat, air mata, bahkan nyawa jadi taruhan.

Dari sini orang Amerika lantas menggantungkan harapan pada apa yang mereka sebut American Dream, impian Amerika. Mimpi jadi sukses, kaya raya, hidup enak, yang hanya bisa terwujud dengan kerja dan bekerja lebih keras.

www.tabloidbintang.com/film/resensi/2592...dream-benar-ada.html
Apr 23
guritno and Yulistina Parvati are now friends Apr 23
guritno and widi naoki are now friends Apr 21
demia replied to the topic Re:Mengapa Kita Tergila-gila Serial Korea? in the forums.
Kita Tergila-gila Serial Korea.....coz.....
1. Alur Yang Memikat
2. Kualitas Penulis Naskah
3. Aktor dan Aktris yang Berbakat
4. Teknik Syuting dan Sinematografi
5. Musik Pengiring dan Soundtrack
6. Daya Tarik Budaya Korea
Apr 19
guritno created a new topic Buono!, Sedap Sedap Didengar. in the forums.
ACUNGKAN jari telunjuk tangan atau buat lambang victory, lalu letakkan di pipi. Sunggingkan senyuman yang paling manis, jangan lupa pasang sorot mata genit. Maka Anda akan (kurang-lebih) menyamai keimutan gadis-gadis Buono!.

Yeah, benar-benar dahsyat tiga gadis -- Tsugunaga Momoko (17), Natsuyaki Miyabi (17), dan Suzuki Airi (14) -- ini dalam mengekspresikan diri. Atau dalam bahasa mudahnya, narsis yang agak-agak alay. Hehehe, tidak bermaksud mendiskreditkan.

Dalam budaya musik pop di Jepang, dengan status mereka sebagai salah satu girl band yang mengusung genre musik J-Pop, gaya yang ditampilkan -- bubble gum style -- lumrah banget.

Hebatnya Buono!, alih-alih mengesankan norak, mereka justru terlihat keren dan menggemaskan! Seorang netizen bahkan mengaku tertarik pada Buono! tanpa sebelumnya mendengarkan musik mereka.

“Ada sesuatu tentang Buono! yang langsung menenteramkanku, tapi aku melewatkan lagu-lagu mereka selama berbulan-bulan. Aku juga tidak terpikir untuk berbagi (di internet) lagu-lagu di dua album mereka karena aku bahkan tidak pernah mendengarkan mereka,” begitu pengakuan netizen itu.

Seperti halnya NEWS dan Hey! Say! JUMP yang memiliki subgrup, Buono! pun merupakan girl band subgrup dari Hello! Project Kids yang dipayungi manajemen Hello! Project. Hello! Project Kids adalah kelompok penyanyi beranggotakan 15 orang gadis belia yang terpilih dari sekitar 27.985 pelamar audisinya pada 2002.

Sedangkan Hello! Project atau H!P sendiri dalam fungsinya mengurusi gadis-gadis idola di genre musik J- Pop secara kolektif. Yaitu mereka, para artis rekaman yang terikat kontrak dengan Up-Front Group.

Setelah eksis sebagai grup vokal di bawah bendera Hello! Project Kids, berikutnya ke-15 gadis itu dipecah ke dalam dua grup turunan, Berryz Kobo dan C-ute.

Nah, Buono! menjadi subgrup teranyar yang anggotanya dijumput dari kedua grup turunan itu. Airi dari C-ute, sedangkan Miyabi dan Momoko dari Berryz.

Buono! diperkenalkan kepada publik tahun 2007 melalui berbagai media. Sementara musik mereka diperdengarkan lewat sebuah tayangan animasi yang diadaptasi dari manga Shugo Chara!. Buono! membawakan lagu pembuka “Kokoro no Tamago” dan penutupnya “Honto no Jibun”.

Hal itu membuat mereka terjebak dalam batas waktu. Kalau tayangan usai, berarti selesai juga lagu mereka diperdengarkan, bukan?

Kejadiannya ternyata berbeda. Justru itu langkah jitu. “Honto no Jibun” laris terjual sebanyak 30 ribu kopi di pekan pertama. Tidak jauh beda dengan prestasi penjualan grup mereka sebelumnya. Dibandingkan dengan grup dedengkot H!P, Morning Musume saja hanya selisih kurang 15 ribu kopi.

Berbekal kesuksesan itu, Buono! merilis album debut Cafe Buono! Pada 2008. Berhasil melejitkan lagu “Renai Rider”. Lagu yang sekaligus menjadi momentum kesadaran publik akan kualitas Buono!.

Kalau didengarkan, musik yang ditawarkan Buono! seperti musik di eranya Cyndi Lauper dan Go-Go. Musik rock yang sangat girly. Album itu menjadi juara di barisan album terbaik pada tahun yang sama. Menjadikan Buono! grup penyanyi yang bereputasi.

Selanjutnya, band yang namanya berasal dari bahasa Italia yang berarti bagus atau enak itu rutin menelurkan karya. Pada 2009 mereka merilis album kedua Buono!2. Ada lagu “Kiss! Kiss! Kiss!” dan “Rottara Rottara”. Sayang, album kedua ini dinilai tidak sebagus album pertama.

Terkait gaya mereka yang (seolah harus) imut dan menggemaskan, memang konsep yang diusung manajemen. Berryz Kobo dan C-ute menampilkan hal serupa. Pun Morning Musume yang sama-sama imut dan menggemaskan namun sedikit lebih dewasa dan seksi. Timbul kesan, para gadis ini tidak ubahnya boneka-boneka cantik industri musik. Tapi Buono! terus membuktikan diri lewat karya.

“Dibandingkan grup dengan pencitraan imut Hello! Project lainnya (yang saya yakin Buono! pun tidak kurang imutnya sama sekali, percaya deh), grup ini lebih menampilkan kesan punk rock. Itu tercermin di dalam musik mereka, yang memang selalu terdengar nge-rock (kecuali single pertama mereka),” tulis seorang netizen.

Netizen lain lebih kritis lagi menganalisis Buono!. “Hal pertama yang sungguh mengejutkanku adalah ini (musik Buono!) adalah sungguhan rock. Tidak ada yang disembunyikan di balik kerudung elemen pop, dan itu sama sekali tidak menggelikan, ini murni sebuah mainstream, bukan rock yang cuma menjual fisik.”

Ya, grup vokal berisi gadis-gadis remaja rentan menjadi eksploitasi fisik atau (maaf) seksualitas. Tidak bisa dipungkiri, kostum panggung mereka terbilang seksi dan rata-rata minim. Belum lagi gaya menari baik di atas panggung maupun di dalam video klip yang terbilang menggoda.

Morning Musume mendapat kritik pedas dari publik akibat usaha mereka yang terlalu kentara menonjolkan daya tarik fisik ketimbang musik.

www.tabloidbintang.com/asia/jepang/2527-...dap-didengarkan.html
Apr 13
5 months ago
guritno and purcon are now friends Apr 12
guritno and xiana are now friends Apr 11
guritno and Nindita Indah Pratiwi are now friends Apr 10
guritno and minyounglee are now friends Apr 09
guritno and iftitah as'ad are now friends Apr 08
guritno and Dewie are now friends Apr 01
guritno and cinta kamila are now friends Mar 29
Jamaludin ngutak ngatik komp Mar 26
guritno and dhenny puspasari are now friends Mar 24
guritno and merry belle are now friends Mar 21